Kahlil Gibran, memanjakan dan mencumbu nurani kita dengan kata-kata indahnya tentang cinta.
Popular Posts
-
Kutipan bijak soal menggunakan waktu dari HB Jassin: " Dan semuanya ada waktunya. Dan bagi manusia yang pandai mempergunakan waktu...
-
Dengar laguku di tepi pantai Diayun gelombang cinta kalbu Dari kata kuatur rantai Mengebat engkau pada jiwaku Puisi Puspa Mega , meru...
-
Sebuah puisi penuh perlawanan dari Widji Thukul. Simbol kekuatan tak kenal takut, meskipun tirani lawannya. Sebuah puisi yang menggetar...
-
Chairil Anwar, salah satu maestro puisi Indonesia. Izinkan kami menampilkan kutipan legendarisnya dalam bentuk poster. Kali ini tentang nasi...
-
Puisi-puisi WS. Rendra memang unik. Dalam karyanya, dia seringkali membuat perbandingan-perbandingan yang memaksa kita untuk nyengir kud...
-
"Mereka yang dibutakan oleh ukuran duniawi (cantik, tampan, kaya, dan sebagainya) sungguh tidak akan pernah mengerti hakikat cinta se...
-
Kubiarkan cahaya bintang memilikimu Kubiarkan angin yang pucat dan tak habis-habisnya gelisah, tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu, e...
-
Sebuah puisi yang cergas dari WS. Rendra . Bagaimana dia menggabungkan kata matahari dengan diksi-diksi yang menarik seperti wanita miskin...
-
"Apabila engkau dengan sungguh hati menangkap hakikat kematian, bukalah hatimu selebar-lebarnya untuk wujud kehidupan, sebab kehidupa...
-
"Semakin banyak ilmu semakin lapang hidup, semakin kurang ilmu semakin sempit hidup." Kalimat Hamka yang mengajak kita untuk ter...
Kahlil Gibran tentang Hati yang dipersatukan
"Hati yang dipersatukan melalui perantaraan duka cita, tidak akan dipisahkan oleh semaraknya kebahagiaan. Cinta yang diasuh oleh air mata akan suci dan indah selamanya..."
Kahlil Gibran, memanjakan dan mencumbu nurani kita dengan kata-kata indahnya tentang cinta.
Kahlil Gibran, memanjakan dan mencumbu nurani kita dengan kata-kata indahnya tentang cinta.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Kutipan bijak soal menggunakan waktu dari HB Jassin: " Dan semuanya ada waktunya. Dan bagi manusia yang pandai mempergunakan waktu...
-
Dengar laguku di tepi pantai Diayun gelombang cinta kalbu Dari kata kuatur rantai Mengebat engkau pada jiwaku Puisi Puspa Mega , meru...
-
Sebuah puisi penuh perlawanan dari Widji Thukul. Simbol kekuatan tak kenal takut, meskipun tirani lawannya. Sebuah puisi yang menggetar...
-
Chairil Anwar, salah satu maestro puisi Indonesia. Izinkan kami menampilkan kutipan legendarisnya dalam bentuk poster. Kali ini tentang nasi...
-
Puisi-puisi WS. Rendra memang unik. Dalam karyanya, dia seringkali membuat perbandingan-perbandingan yang memaksa kita untuk nyengir kud...
-
"Mereka yang dibutakan oleh ukuran duniawi (cantik, tampan, kaya, dan sebagainya) sungguh tidak akan pernah mengerti hakikat cinta se...
-
Kubiarkan cahaya bintang memilikimu Kubiarkan angin yang pucat dan tak habis-habisnya gelisah, tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu, e...
-
Sebuah puisi yang cergas dari WS. Rendra . Bagaimana dia menggabungkan kata matahari dengan diksi-diksi yang menarik seperti wanita miskin...
-
"Apabila engkau dengan sungguh hati menangkap hakikat kematian, bukalah hatimu selebar-lebarnya untuk wujud kehidupan, sebab kehidupa...
-
"Semakin banyak ilmu semakin lapang hidup, semakin kurang ilmu semakin sempit hidup." Kalimat Hamka yang mengajak kita untuk ter...
Labels
- Dee (1)
- Donny Dhirgantoro (1)
- Pram (7)
- Sapardi (6)
- kahlil gibran (14)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar