Kahlil Gibran mengajak kita untuk menjadi seorang manusia yang bijak dan memberi kemanfaat bagi kehidupan.
Popular Posts
-
Kutipan bijak soal menggunakan waktu dari HB Jassin: " Dan semuanya ada waktunya. Dan bagi manusia yang pandai mempergunakan waktu...
-
Dengar laguku di tepi pantai Diayun gelombang cinta kalbu Dari kata kuatur rantai Mengebat engkau pada jiwaku Puisi Puspa Mega , meru...
-
Sebuah puisi penuh perlawanan dari Widji Thukul. Simbol kekuatan tak kenal takut, meskipun tirani lawannya. Sebuah puisi yang menggetar...
-
Chairil Anwar, salah satu maestro puisi Indonesia. Izinkan kami menampilkan kutipan legendarisnya dalam bentuk poster. Kali ini tentang nasi...
-
Puisi-puisi WS. Rendra memang unik. Dalam karyanya, dia seringkali membuat perbandingan-perbandingan yang memaksa kita untuk nyengir kud...
-
"Mereka yang dibutakan oleh ukuran duniawi (cantik, tampan, kaya, dan sebagainya) sungguh tidak akan pernah mengerti hakikat cinta se...
-
Kubiarkan cahaya bintang memilikimu Kubiarkan angin yang pucat dan tak habis-habisnya gelisah, tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu, e...
-
Sebuah puisi yang cergas dari WS. Rendra . Bagaimana dia menggabungkan kata matahari dengan diksi-diksi yang menarik seperti wanita miskin...
-
"Apabila engkau dengan sungguh hati menangkap hakikat kematian, bukalah hatimu selebar-lebarnya untuk wujud kehidupan, sebab kehidupa...
-
"Semakin banyak ilmu semakin lapang hidup, semakin kurang ilmu semakin sempit hidup." Kalimat Hamka yang mengajak kita untuk ter...
Kahlil Gibran tentang memanfaatkan pengetahuan yang diberikan Tuhan
"Tuhan telah menganugerahkan untukmu intelegensi dan pengatahuan, janganlah kau padamkan lampu kasih sayang Tuhan, dan jangan biarkan lilin kearifan mati dalam kegelapan nafsu dan kesalahan. Karena seorang yang bijak membawa obornya untuk menerangi jalan manusia."
Kahlil Gibran mengajak kita untuk menjadi seorang manusia yang bijak dan memberi kemanfaat bagi kehidupan.
Kahlil Gibran mengajak kita untuk menjadi seorang manusia yang bijak dan memberi kemanfaat bagi kehidupan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
Kutipan bijak soal menggunakan waktu dari HB Jassin: " Dan semuanya ada waktunya. Dan bagi manusia yang pandai mempergunakan waktu...
-
Dengar laguku di tepi pantai Diayun gelombang cinta kalbu Dari kata kuatur rantai Mengebat engkau pada jiwaku Puisi Puspa Mega , meru...
-
Sebuah puisi penuh perlawanan dari Widji Thukul. Simbol kekuatan tak kenal takut, meskipun tirani lawannya. Sebuah puisi yang menggetar...
-
Chairil Anwar, salah satu maestro puisi Indonesia. Izinkan kami menampilkan kutipan legendarisnya dalam bentuk poster. Kali ini tentang nasi...
-
Puisi-puisi WS. Rendra memang unik. Dalam karyanya, dia seringkali membuat perbandingan-perbandingan yang memaksa kita untuk nyengir kud...
-
"Mereka yang dibutakan oleh ukuran duniawi (cantik, tampan, kaya, dan sebagainya) sungguh tidak akan pernah mengerti hakikat cinta se...
-
Kubiarkan cahaya bintang memilikimu Kubiarkan angin yang pucat dan tak habis-habisnya gelisah, tiba-tiba menjelma isyarat, merebutmu, e...
-
Sebuah puisi yang cergas dari WS. Rendra . Bagaimana dia menggabungkan kata matahari dengan diksi-diksi yang menarik seperti wanita miskin...
-
"Apabila engkau dengan sungguh hati menangkap hakikat kematian, bukalah hatimu selebar-lebarnya untuk wujud kehidupan, sebab kehidupa...
-
"Semakin banyak ilmu semakin lapang hidup, semakin kurang ilmu semakin sempit hidup." Kalimat Hamka yang mengajak kita untuk ter...
Labels
- Dee (1)
- Donny Dhirgantoro (1)
- Pram (7)
- Sapardi (6)
- kahlil gibran (14)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar